Menembus Banjir

June 29th, 2008
Menembus Banjir
Banjir bukan halangan di jalan jika Anda bisa mengantisipasinya dengan tepat.
  1. Pastikan Anda hapal dengan rute jalan.
  2. Cermati genangan air. Bila setinggi setengah ban, keadaan masih normal.
  3. Lewati genangan secara perlahan.
  4. Jaga kecepatan secara konstan karena bisa membantu menciptakan gelombang haluan di sisi mobil sehingga ruang mesin aman, jangan menginjak pedal kopling (setengah kopling, pakai gigi rendah gigi 1) dengan rpm sekitar 1.500 atau 2.000 dan usahakan tidak berhenti ditengah-tengah.
  5. Hindari percikan air membasahi mesin dengan cara mematikan AC saat menerjang banjir.
  6. Bila sudah melewati genangan, jalan perlahan dan injak pedal rem setengah untuk mengeringkan kampas rem yang basah. Bila dibiarkan basah bisa berakibat rem blong.

Situasi Darurat

June 29th, 2008

Situasi Darurat

Siapapun tak bisa mengelak dari situasi darurat yang selalu datang tak terduga selama perjalanan. Berikut tips yang bisa Anda terapkan bergantung situasinya.
  1. Understar (moncong mobil tak mau belok di tikungan)
    Jangan banting stir. Kurangi putaran roda kemudi secara bertahap. Lalu kurangi tekanan pedal gas secara halus untuk mengembalikan titik berat kembali ke bagian depan mobil.
  2. Oversteer (bagian belakang terlempar menjauhi mulut tikungan)
    Hindari akselerasi atau deselerasi secara mendadak. Lakukan counter steer, lalu akselerasi secara halus dan bertahap.
  3. Rem blong
    Segera pompa pedal rem. Pindahkan perseneling ke gigi lebih rendah. Bila sistem rem gagal, gunakan rem tangan dengan tetap menahan tombol pengunci. Lalu pinggirkan ke tempat yang aman untuk berhenti.
  4. Pecah ban
    Kendalikan stir dengan pasti. Pindah perseneling ke gigi lebih rendah secara halus dan bertahap. Jangan injak rem. Saat mobil dapat dikendalikan, injak rem secara bertahap sampai berhenti total.
  5. Mesin mendadak mati
    Pinggirkan kendaraan ke tempat aman. Beri sinyal dan nyalakan lampu emergensi (hazard). Pasang segitiga pengaman, lalu panggil bantuan.
  6. Kebakaran di mobil
    Segera tepikan kendaraan di tempat aman, lalu keluar menjauh dari mobil. Bila api terlalu besar, jangan nekat memadamkan sendiri dengan air karena kurang efektif untuk kebakaran dari bahan bakar dan oli. Segera panggil bantuan.

Mengurangi Rasa Lelah Saat Berkendara

June 29th, 2008

Selain keamanan, kenyaman saat berkendara adalah faktor lain yang harus dipikirkan oleh setiap penumpang mobil. Apalagi kalau jarak yang ditempuh cukup jauh dengan kondisi lalu lintas yang padat.

Rasa lelah yang muncul terutama pada bagian punggung, leher dan kaki adalah keluhan yang kerap terdengar dari mulut mereka yang habis berkendara dengan mobil. Padahal untuk mengurangi rasa lelah tersebut, ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan, baik itu oleh pengemudi mobil atau penumpang yang lain. Simak berikut ini :

1. Gunakan bantal kecil di headrest atau di belakang tulang leher agar rasa lelah pada bagian ini bisa berkurang. Anda bisa mendapatkan bantal ini dengan mudah di pasaran. Jika tidak ada, Anda dapat menyiasatinya menggunakan gulungan handuk yang dilingkarkan pada leher.

Hal ini juga berlaku bagi penumpang, apalagi yang hendak tidur. Posisi kepala yang miring atau tertunduk saat tidur tentu akan memberi rasa nyeri yang luar biasa saat terbangun. Karena itu gunakan bantal, handuk atau benda empuk lain yang bisa menyanggah kepala.
2. Bagi pengemudi, atur jarak jok dengan kemudi sedekat mungkin dengan tidak melupakan unsur kenyamanan. Posisi ini dapat membuat lutut pengemudi berada sedikit lebih tinggi dari pinggul dan kaki pun tidak menggantung di ujung jok. Kaki yang menggantung dikhawatirkan menghambat aliran darah ke kaki, selain itu posisi ini membuat pengemudi tak perlu menginjakkan kaki terlalu “dalam” saat menginjak rem atau kopling.
3. Hendaknya jangan meletakkan dompet di kantung celana bagian belakang saat duduk di dalam mobil karena akan mempercepat atau menambah rasa lelah. Untuk itu letakkan dompet di dalam tas atau di dalam dashboard agar tidak mengundang maksud jahat orang di sekitar.
4. Jika memungkinkan, gerakkan bagian badan seperti jemari kaki dan tangan, pinggul dan leher agar peredaran darah bisa kembali lancar. Anda bisa melakukan ini di lampu merah atau ketika terjebak di kemacetan.
5. Jika rasa lelah atau nyeri pada leher atau punggung sudah tak tertahankan, menepilah sejenak untuk turun sambil melakukan peregangan paling tidak selama 5 menit. Hal lain yang bisa dilakukan adalah berjalan di sekitar mobil agar darah bisa mengalir lagi dengan lancar ke seluruh bagian tubuh.
6. Terakhir, rajin-rajinlah berolahraga agar tubuh tidak cepat mengalami kelelahan saat berkendara. Tak perlu olahraga yang berat, jogging, berjalan kaki atau lompat tali secara teratur dirasa cukup untuk mengatasi hal ini.

Teknik dasar Nge-Drift

June 29th, 2008

Teknik dasar Nge-Drift

Drifting bisa dilakukan dari tiga jenis teknik dasar yaitu:
Yang pertama adalah dengan mengandalkan kopling. Saat mendekati tikungan, driver menahan kopling, kemudian meningkatkan rpm dan downshift. Kemudian ia melepas kopling secara mendadak sehingga terjadi ”ledakan” tenaga yang bisa membuat ban belakang sampai kehilangan traction. Ini adalah teknik drifting yag paling dasar, namanya clutch-kick drift.

Teknik yang masih menggunakan kopling adalah shift lock drift. Caranya adalah saat mendekati tikungan, driver menurunkan transmisi dan memperkecil rpm sehingga drivetrain akan melambat. Kemudian ia melepas kopling tiba-tiba sehingga ban belakang kehilangan kecepatan dan kehilangan traction juga.

Selain dengan koplig, driftng juga bisa dilakukan dengan mengandalkan rem. Yang pertama adalah E-brake drift. Driver membelokkan mobilnya kemudian langsung menarik rem tangan untuk mengunci ban belakang dan bagian belakang mobilnya akan nge-drift. Ini juga salah satu tekik driting paling dasar.

Cara yang kedua adalah breaking drift. Driver membelokkan mobilnya sambil mengerem untuk mendorong berat mobil ke bagian depan, kemudian ban belakang mobil akan kehilangan beban dan pastinya kehilangan traction. Disini akan digunakan kombinasi rem dan perseneling untuk mempertahankan drift tanpa mengunci ban belakang.

Cara lainnya adalah long slide drift. Di atas track lurus yang panjang, driver memacu mobilnya diatas 160 km per jam, kemudian tiba-tiba menarik rem tangan. Hal ini akan menyebabkan drifting dengan sliding yang panjang. Teknik yang cukup sulit dan butuh keakuratan yang tinggi

Initial dalam Drift

June 29th, 2008

1. HANDBRAKE DRIFT difficulty level : LOW
Teknik pake rem tangan ga’ susah, kaya’ di film FFTD “just use your hand brake” khe2. Biasanya orang yang pake’ teknik ini, pedal handbrake mobil standart diganti, biar kalo ditarik ga’ ngunci. Caranya injek kopling, belokin stir, tarik handbrake saat deselerasi bwat ngilangin traksi roda blakang dari jalan, kalo bokong mobil dah ngerasa nggeser lepas handbrake, lepas kopling+injek en atur gas but jangan lupa bwat counter steer biar seimbang en ga’ spin. Kekurangan dari handbrake drift biasanya speed langsung drop.

2. POWER OVER DRIFT difficulty level : MEDIUM LOW
Intinya mobil yang dipake harus punya torsi yang gede biar traksi roda blakang bisa pecah. Saat belok, tinggal injek pedal gas dalem2. kalo mang mobilnya kuat, pasti ngeslide. Nah klo udah ngeslide tinggal atur gas ama counter steer aj.

3. KANSEI DRIFT difficulty level : MEDIUM LOW
Kata lainnya accel off drift, saat lagi kenceng2nya mobil belok tiba2 mengangkat kaki dari pedal gas. Hal itu bikin distribusi bobot mobil pindah kedepan dan otomatis bikin bokong mobil nggeser, saat itu kembali ijek+atur gas en counter steer biar seimbang en ga’ spin. sebenernya ini teknik dasar banget biar drifter bisa ngerasa’in gimana cara ngendali’in mobil, gimana cara memindahkan beban en biasanya dilakuin di tikungan yang ga’ begitu tajem.

4. BRAKING DRIFT difficulty level : MEDIUM
Kalo udah biasa kansai, drifter biasanya beralih ke braking drift. Saat belok selain dekelerasi, dengan nginjek pedal ram dalem2 distribusi bobot pindah kedepan otomatis traksi ban blakang ilang, tinggal atur gas ama couter steer. Biasanya braking drift dipake’ kalo belokan aga’ tajem.

5. FEINT DRIFT difficulty level : MEDIUM
Nah, ini njelasinnya aga’ repot, feint biasanya teknik yang dipake para perelly. Feint drift kaya’ efek pendulum, jadi bawa mobil kearah berlawanan dari tikungan, trus tiba2 balik ke arah tikungan. Kalo dibayangin, kaya’ mbuang bokong mobil biar ngeslide. Sisanya tinggal atur gas ama counter steer.

6. CLUTCH KICK difficulty level : MEDIUM HIGH
Teknik ini digunakan untuk memicu drift tanpa mengurangi kecepatan. Caranya saat belok injak kopling sambil full throttle en revving mesin, baru lepas kopling. Proses harus dilakukan sekedip mata agar mesin ga’ over-rev. Yup! teknik ini berpotensi untuk ngerusak sistem drive train mobil, terutama kopling. teknik ini dipakai harus dengan penggantian kopling kompetisi.

7. SHIFT LOCK DRIFT difficulty level : MEDIUM HIGH
Hampir sama ama cluth kick, hanya bedanya drifter memindah gigi lebih rendah untuk menurunkan rpm lalu lepas kopling untuk melambatkan roda blakang agar oversteer. Sama ama cluth kick, teknik ini berpotensi untuk ngerusak sistem drive train mobil. Untuk shift lock yang rawan jebol gearboxnya.

8. MANJI DRIFT difficulty level : HIGH
Wuh! ini dia teknik ekstreem drift. Manji sendiri diambil dari simbol religius yang dikenal sebagai “reverse swastika”, karena mobil bagaikan pena diatas aspal. Dijalan lurus bagian blakang mobil dibuat bergoyang2 ke kanan dan kekiri, oversteer perlahan dari sisi ke sisi yang lain dengan perpaduan pengaturan gas+counter steering. teknik ini meninggalkan jejak zigzag di aspal sebelum akhirnya masuk ke tikungan.

Buat drifter profesional, teknik2 yang ada mereka kombinasi’in. Kaya’ MANJI+FEINT+CLUTH KICK, ato HANDBRAKE+SHIFT LOCK, dan laen2 sesuai kebutuhan speed en tikungan yang mao diambil.

TIPS SLALOM MOBIL

June 29th, 2008
TIPS SLALOM MOBIL
Asah ketangkasan mengemudi anda dengan mengikuti 9 langkah slalom berikut ini:
1) Utamakan posisi, kemudian baru kecepatan. Memosisikan mobil dengan strategis lebih penting daripada mencoba mencapai potensi kecepatan yang tertinggi. Sebagai contoh, anda akan mengurangi lebih banyak waktu dengan memosisikan mobil mendekati cone daripada menambah kecepatan 1 atau 2 km/jam. Hal yang sama berlaku juga untuk putaran 90 derajat. Dan posisi sangat integral juga untuk kecepatan karena apabila anda tidak berada di posisi yang benar maka anda tidak bisa mendapatkan kecepatan yang maksimum.
2) Belok lebih awal. Untuk mencapai kecepatan tinggi ruang untuk berbelok mesti lebih leluasa. Dan satu cara untuk mendapatkannya anda mesti membelok lebih awal.
3) Rem lebih cepat, namun tidak terlalu kuat. Menunggu sampai kemungkinan detik terakhir ketika mendekati suatu tikungan dan kemudian menginjak rem di posisi yang tepat supaya mencapai kecepatan yang diinginkan sangatlah sulit untuk dilakukan secara konsisten. Lebih baik anda menginjak rem lebih awal dan tidak terlalu keras maka anda nantinya bisa menambah atau mengurangi intensitas rem ketika anda mendekati titik tikungan. Ini akan membuat laju mobil anda lebih konsisten dan mulus.
4) Angkat pedal gas lebih awal daripada menginjak rem kemudian. Melanjuti aturan #3, ketika anda merasa perlu untuk mengurangi kecepatan, lakukan dengan mengangkat pijakan kaki dari pedal gas. Dengan ini dampak buruk terhadap mobil dapat dikurangi, lebih mudah dilakukan dan lebih konsisten.
5) Lebih mudah menambah kecepatan di belokan daripada menguranginya. Apabila anda berada di bawah batas kecepatan, pijakan yang ringan di pedal gas akan menambah kecepatan lebih tanpa tambahan efek samping. Tapi di lain pihak, apabila anda terlalu cepat dan ban mobil mulai terasa goyah, maka yang anda bisa lakukan adalah mengurangi gas dan menunggu sampai ban menggunakan tambahan kekuatan tersebut menjadi asap dan panas. Jangan gunakan ban anda sebagai rem!
6) Gunakan kaki kanan -bukan roda kemudi- anda untuk memodulasi posisi mobil. Dalam sebuah belokan, di saat anda menentukan posisi steering yang tepat untuk menjaga posisi belokan, mengangkat pedal gas sedikit akan membuat mobil mendekati sisi cone. Sebaliknya, dengan sedikit menambah gas akan menggerakkan mobil menghindari cone. Lebih mudah untuk membuat koreksi kecil dalam posisi dengan variasi slip-angle ban daripada menggunakan steering wheel.
7) Kendali roda kemudi sedikit dilepaskan, kemudian tambah tenaga. Apabila mobil menggunakan semua kapasitas ban untuk membelok, maka anda tidak bisa lagi melakukan penambahan kecepatan.
8) Untuk slalom, mendekati cone sangat penting untuk mendapatkan kecepatan tinggi. Untuk mendekati, anda mesti mengurangi laju mobil, yang berarti ruang berbelok yang lebih luas.
9) Tangan mengikuti mata, mobil mengikuti tangan.

10) Amati rute jalan, jangan hanya memandang ke depan. Otak anda hanya akan beroperasi

Wiper tidak berfungsi pada saat hujan

June 29th, 2008

Wiper tidak berfungsi pada saat hujan

  1. Aktifkan penyejuk udara (AC) untuk mencegah terjadinya pengembunan pada kaca.
  2. Turunkan kaca jendela sampai ada lubang untuk udara luar masuk.
  3. Bila ada, taburkan serbuk teh pada kaca depan bagian luar agar air dapat mengalir.
  4. Berkendaralah pada jalur lambat agar tidak mengganggu pengendara lain

Saat ban kempes

June 29th, 2008

Saat ban kempes

  1. Untuk mencegah steer susah dikendalikan yang akan membahayakan penumpang, perlu dihindari menekan pedal rem secara tiba-tiba.
  2. Atur arah kendaraan agar tidak membahayakan bagi penumpang maupun pengendara lain.
  3. Lakukan pengereman dengan menurunkan gigi percepatan secara bertahap hingga kendaraan berhenti. Jangan panik dan tetap konsentrasi pada arah kendaraan.
  4. Bila tidak ada ban pengganti, atasi ban kempes dengan memasukkan cairan power glue pada bagian ban yang bocor.

Saat mengalami rem blong atau rem macet

June 29th, 2008

  1. Turunkan kecepatan kendaraan dengan memindahkan gigi perseneling yang lebih rendah secara bertahap (5-4, 4-3, 3-2, 2-1).
  2. Setelah kecepatan kendaraan menurun, lakukan pengereman dengan menggunakan rem tangan.
  3. Apabila pada bahu jalan terdapat rumput, gunakan bahu jalan yang berumput tersebut untuk membantu menghentikan kendaraan

Cara Merawat Velg

June 29th, 2008

Jakarta - 1. Segera bersihkan velg jika terkena guyuran hujan ataupun melewati genangan air. Kotoran yang terlalu lama menempel bisa mengakibatkan pelek anda tak mulus lagi sekalipun sudah dibersihkan.

2. Bersihkan dengan lap secara perlahan. Jika takut tergores, bersihkan dengan menggunakan air terlebih dahulu baru keringkan dengan lap bersih.

3. Untuk velg yang permukaannya krom, gunakan crome polish yang biasanya dalam bentuk gel dengan kemasan menyerupai odol. Tinggal dioleskan kemudian digosok dengan menggunakan lap khusus micro fiber.

4. Lapisi juga velg krom dengan wax. Ini berfungsi untuk melapisi velg dari air dan kotoran sehingga mudah di bersihkan.

5. Kondisi velg kotor yang terjemur, bisa memperganas tumbuhnya jamur dan merusak krom. Daripada harus melapis ulang atau mengganti dengan yang baru, merawat dapat menghemat pengeluaran anda bukan?